News  

Macung Cabup Nganjuk Owner Kopi Yunge Sowan Ulama

Aushaf Fajr, seorang pengusaha muda yang dikenal dengan inovasi dan dinamismenya dalam dunia bisnis, sedang bersiap untuk mengambil langkah besar dalam karir politiknya sebagai bakal calon Bupati Nganjuk

Macung Cabup Nganjuk Owner Kopi Yunge Sowan Ulama.Foto;tivi7news.com/Rendi

Nganjuk, Tivi7News — Aushaf Fajr, seorang pengusaha muda yang dikenal dengan inovasi dan dinamismenya dalam dunia bisnis, sedang bersiap untuk mengambil langkah besar dalam karir politiknya sebagai bakal calon Bupati Nganjuk. Sebagai bagian dari persiapannya, Aushaf mengikuti tradisi dan etika budaya Jawa dengan melakukan sungkem kepada orang tuanya dan memohon restu dari para ulama serta kyai di Kabupaten Nganjuk, Jumat (25/5/2024).

 

Aushaf, yang memiliki latar belakang kuat di bidang usaha dan telah memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan ekonomi lokal, menyadari betul pentingnya dukungan moral dan spiritual dari orang-orang terdekat. Dalam sebuah acara sederhana namun penuh khidmat yang diadakan di rumah makan Joglo Kopi Yunge, Aushaf melakukan sungkem kepada kedua orang tuanya, memohon doa restu agar langkahnya di dunia politik diberkahi dan diberi kelancaran.

 

“Saya menyadari bahwa keberhasilan dalam berpolitik bukan hanya soal strategi dan program, tetapi juga tentang restu dan doa dari orang tua serta bimbingan dari para ulama. Semoga dengan restu ini, niat saya untuk memajukan Nganjuk dapat berjalan dengan baik dan diberkahi,” ujar Aushaf.

 

Setelah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya, Aushaf melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Misbahul Islam di Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor, Nganjuk, untuk menemui para ulama dan kyai yang dihormati di daerah tersebut. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memohon restu, tetapi juga untuk berdiskusi dan mendengarkan nasihat serta pandangan dari para tokoh agama terkait berbagai isu sosial dan keagamaan yang ada di Nganjuk.

 

“Saya percaya bahwa peran ulama dan kyai sangat penting dalam membimbing masyarakat. Oleh karena itu, saya ingin memastikan bahwa langkah saya di dunia politik sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan moral yang diajarkan oleh para ulama,” tambah Aushaf.

 

Kyai Muhammad Manshur Khamid, pengasuh Ponpes Misbahul Islam dan salah satu tokoh agama yang sangat dihormati di wilayah tersebut, memberikan pandangannya tentang Aushaf dan harapannya untuk masa depan Nganjuk.

 

“Saya melihat keterlibatan pemuda seperti Aushaf Fajr sebagai hal yang positif. Doa restu dari para alim ulama juga termasuk dalam bentuk usaha baik lahir maupun batin. Saya berharap Mas Aushaf bisa menjadi orang yang ‘Khoirunnas Anfa’uhum Linnas’ yaitu sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

 

Dukungan dari tokoh agama dan masyarakat dianggap sebagai modal penting bagi Aushaf dalam menghadapi kontestasi politik ke depan. Langkah ini menunjukkan komitmennya untuk selalu menghormati dan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam setiap kebijakan yang akan diambil.

 

“Saya berharap Mas Aushaf dapat mengembangkan pesantren, madrasah, dan memberikan apresiasi terhadap guru ngaji, yang merupakan hal sangat penting dalam memperkuat pendidikan agama di masyarakat. Pesantren dan madrasah adalah lembaga pendidikan tradisional yang harus dijaga, sedangkan guru ngaji adalah ujung tombak dalam menyebarkan ilmu agama di tingkat lokal. Saya ingin agar mereka terus diberi dukungan dan penghargaan yang layak,” pungkasnya.

 

Dengan segala persiapan dan restu yang telah diperoleh, Aushaf Fajr siap untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Kabupaten Nganjuk. Masyarakat pun berharap bahwa sosok muda ini dapat memberikan solusi nyata dan inovatif bagi berbagai tantangan yang dihadapi di kabupaten tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *