Kekayaan Budaya Kuliner Indonesia yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Kekayaan Budaya Kuliner Indonesia yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda.Foto:tivi7news.com/ilustrasi
banner 468x60

Nganjuk, tivi7news.com– Kekayaan budaya kuliner Indonesia adalah sesuatu yang patut dihargai dan menjadi kebanggaan bagi setiap orang Indonesia. Tak hanya dikenal dengan keindahan kepulauannya dan batas laut yang luas, tetapi Indonesia juga mempunyai kekayaan budaya yang luar biasa. Salah satu yang paling menonjol adalah budaya kuliner khas Nusantara yang tidak ada duanya di seluruh dunia.

 

Bahkan, budaya kuliner Nusantara mendapat pengakuan dari UNESCO, lembaga yang mengawasi daftar warisan budaya, baik dalam bentuk benda maupun tak benda. Beberapa hidangan Indonesia telah diakui sebagai warisan budaya yang sangat berharga.

 

Berikut adalah lima makanan yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda:

 

  1. Rendang

Rendang, olahan daging dengan rempah-rempah asal Sumatera Barat, masih dalam proses pencatatan resmi dalam daftar UNESCO. Rendang diakui sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sejak tahun 2013.

 

Secara tradisional, rendang diartikan sebagai cara memasak dengan berbagai bumbu secara perlahan dan dengan durasi yang panjang. Bahkan, rendang dianggap sebagai salah satu hidangan terenak di dunia dan sering disajikan dalam acara-acara besar di Indonesia.

 

  1. Pempek

Pempek, hidangan asal Sumatera Selatan, telah diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO sejak tahun 2013. Teksturnya kenyal dengan berbagai jenis dan isian, membuat pempek selalu diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama di Palembang dan sekitarnya.

 

Pempek dapat disajikan sebagai kudapan utama, camilan, atau diolah menjadi hidangan lain. Rasanya yang pedas, asam, manis, dan segar membuat pempek menjadi favorit banyak orang.

 

  1. Nasi Uduk

Nasi uduk, hidangan khas Jakarta, diajukan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia kepada UNESCO pada tahun 2014. Meskipun versi nasi uduk juga ada di negara-negara Asia Tenggara lainnya, nasi uduk Indonesia memiliki ciri khas dan rasa yang berbeda.

 

Bagi masyarakat Indonesia, nasi uduk sering diidentikkan dengan makanan untuk sarapan atau makan malam. Disajikan dengan berbagai lauk pauk dan sambal kacang, nasi uduk memberikan sensasi gurih pedas yang lezat.

 

  1. Sayur Besan

Sayur besan adalah hidangan tradisional yang mewakili keluarga perempuan dalam tradisi Betawi. Hidangan ini dianggap langka karena asal muasalnya yang berasal dari abad ke-17 dan dilakukan oleh masyarakat Betawi pinggir seperti Jakarta Selatan hingga Parung.

 

Sayur besan menjadi hidangan wajib saat keluarga pasangan berkunjung dan disantap bersama-sama.

 

  1. Gabus Pucung

Gabus pucung adalah olahan ikan gabus dengan rempah-rempah dan bumbu utama berupa pucung atau kluwek. Hidangan ini populer di wilayah Jakarta meskipun kini mulai sulit ditemui.

 

Ikan gabus dimasak dengan kuah berwarna hitam yang rasanya asam, segar, dan gurih, menjadikan gabus pucung sebagai hidangan yang sangat dicari.

 

Kekayaan budaya kuliner Indonesia yang diakui oleh UNESCO merupakan warisan yang sangat berharga dan patut dijaga keberadaannya. Dengan memperkenalkan dan melestarikan makanan-makanan tersebut, kita dapat mempertahankan identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *