News  

Peringatan Isra Mi’raj di Nganjuk, Memperkokoh Kebersamaan dan Persatuan

Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2024 M di Pendopo Kabupaten Nganjuk

Peringatan Isra Mi'raj di Nganjuk: Memperkokoh Kebersamaan dan Persatuan. foto:tivi7news.com/Rendi

Nganjuk,tivi7news.comPemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2024 M di Pendopo Kabupaten Nganjuk pada Rabu (21/2/2024) lalu.

 

Acara tersebut diramaikan oleh tausiyah pengajian dan sholawat yang dipimpin oleh Ustadz Arif Alqomar. Hadir dalam kesempatan itu antara lain PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Sekretaris Daerah Nganjuk, Nur Solekan, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk, Mohammad Yasin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Mohamad Afif Fauzi, Kepala OPD, serta beberapa tokoh agama dan masyarakat setempat.

 

Sebelum dimulainya acara utama, Plt Bupati memberikan santunan kepada beberapa anak yatim, menciptakan momen yang penuh haru bagi para hadirin.

 

Nur Solekan, yang mewakili PJ Bupati Nganjuk, menyatakan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna yang mendalam dalam memperkuat persatuan dan memperkokoh spiritualitas masyarakat Nganjuk.

 

“Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kita dalam kekuatan persaudaraan dan untuk memperdalam spiritualitas dalam kehidupan berkomunitas,” ungkap Nur Solekan.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan peran sentral agama dalam membentuk moral dan etika di tengah masyarakat.

 

“Agama memiliki peran sentral dalam membentuk moral dan etika masyarakat. Peringatan akan peristiwa Isra Mi’raj mengingatkan kita untuk mengamalkan ajaran agama dalam aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

 

Peringatan Isra Mi’raj diharapkan dapat menguatkan keimanan dan solidaritas umat Islam di Kabupaten Nganjuk serta memotivasi untuk meningkatkan amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama yang tercermin dalam acara tersebut terus mengalir dalam kehidupan sosial masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *