Religi  

Mengenal Batas Waktu Sahur Menurut Ajaran Islam

Sahur adalah salah satu ritual penting dalam menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam.

Batas Waktu Sahur. Foto : tivi7news.com/ilustrasi

NGANJUK, tivi7news.com, -Sahur adalah salah satu ritual penting dalam menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam. Merupakan waktu untuk menyantap makanan sebelum fajar menyingsing, sahur memiliki batas waktu yang diatur sesuai dengan ajaran Islam. Mengetahui batas waktu sahur yang benar adalah kunci untuk memaksimalkan manfaat puasa dan mendapatkan keberkahan dalam ibadah. Berikut ini adalah pembahasan mengenai batas waktu sahur menurut ajaran Islam:

 

  1. Sebelum Waktu Subuh

 

Batas waktu sahur yang paling penting adalah sebelum waktu subuh tiba. Hal ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah Muhammad SAW, “Makanlah sahur karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dari hadist ini, kita dapat memahami bahwa sahur harus dimulai sebelum terbitnya fajar atau adzan subuh.

 

  1. Penundaan Tidak Dianjurkan

 

Meskipun waktu sahur dimulai sebelum subuh, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk tidak menunda-nunda sahur. Beliau bersabda, “Janganlah kalian tunda sahur walau hanya dengan minum air putih. Sesungguhnya Allah dan para malaikat mengucapkan shalawat kepada orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad). Oleh karena itu, sebaiknya sahur dilakukan sesegera mungkin setelah bangun tidur, tanpa menunda-nunda waktu.

 

  1. Menjaga Keseimbangan Waktu

 

Meskipun batas waktu sahur adalah sebelum subuh, Rasulullah juga mengingatkan agar umatnya tidak terlalu memperpanjang waktu sahur. Beliau bersabda, “Keridhaan Allah ada pada dua waktu: ketika seorang hamba Allah makan sahur dan ketika ia memohon ampunan.” (HR. Ahmad). Hal ini mengajarkan umat Islam untuk menjaga keseimbangan antara mengambil waktu yang cukup untuk sahur dan tidak terlalu memperpanjang waktu tersebut sehingga mengganggu kualitas ibadah lainnya.

 

  1. Memanfaatkan Waktu Terbaik

 

Selain memahami batas waktu sahur, umat Islam juga diajarkan untuk memanfaatkan waktu terbaik dalam ibadah. Rasulullah bersabda, “Ada tiga orang yang doa mereka tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang teraniaya.” (HR. Tirmidzi). Oleh karena itu, sahur bukan hanya tentang makanan, tetapi juga kesempatan untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

 

Dalam Islam, batas waktu sahur adalah sebelum terbitnya fajar atau adzan subuh. Dengan memahami dan mengikuti panduan ini, umat Islam dapat memperoleh manfaat maksimal dari ibadah puasa selama bulan Ramadan dan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran Rasulullah Muhammad SAW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *