Mengatasi Sariawan, Penyebab, Tanda, dan Cara Mengobatinya

Sariawan adalah luka kecil yang terjadi di dalam mulut, seperti di bibir, lidah, atau gusi. Meskipun tidak serius, sariawan dapat menjadi sangat menyakitkan dan mengganggu

Mengatasi Sariawan, Penyebab, Tanda, dan Cara Mengobatinya. Foto : tivi7news.com/ilustrasi

Nganjuk, tivi7news.com – Sariawan adalah luka kecil yang terjadi di dalam mulut, seperti di bibir, lidah, atau gusi. Meskipun tidak serius, sariawan dapat menjadi sangat menyakitkan dan mengganggu. Berikut adalah beberapa penyebab umum sariawan dan cara mengatasi mereka.

 

Penyebab Sariawan:

 

  1. Trauma Fisik

Sariawan bisa disebabkan oleh gigitan lidah, pipi, atau gusi yang tidak disengaja, atau karena cedera dari menyikat gigi terlalu keras.

 

  1. Iritasi Kimia

Penggunaan produk oral seperti pasta gigi yang mengandung bahan kimia tertentu bisa menyebabkan iritasi dan munculnya sariawan.

 

  1. Kurangnya Nutrisi

Defisiensi nutrisi tertentu, terutama vitamin B12, zat besi, asam folat, dan seng, dapat meningkatkan risiko sariawan.

 

  1. Infeksi Jamur

Infeksi jamur di dalam mulut, seperti kandidiasis oral, juga dapat menyebabkan sariawan.

 

  1. Stres

Stres emosional atau fisik dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko sariawan.

 

  1. Perubahan Hormonal

Wanita seringkali mengalami sariawan selama periode menstruasi atau kehamilan karena perubahan hormon dalam tubuh.

 

Cara Mengatasi Sariawan:

 

  1. Kumur dengan Larutan Garam

Larutan garam dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan sariawan. Campur setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat dan kumur selama beberapa detik sebelum berkumur dengan air biasa.

 

  1. Menggunakan Produk Obat Sariawan

Ada berbagai produk obat sariawan di pasaran, seperti obat kumur atau gel yang mengandung bahan-bahan seperti lidah buaya atau benzocaine untuk membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan.

 

  1. Menghindari Makanan Pedas dan Asam

 

Makanan pedas dan asam dapat memperburuk rasa sakit sariawan. Menghindari makanan ini dapat membantu mencegah iritasi lebih lanjut.

 

  1. Mengonsumsi Makanan yang Kaya Nutrisi

Pastikan untuk mendapatkan cukup vitamin dan mineral, terutama B12, zat besi, asam folat, dan seng, dengan mengonsumsi makanan seperti daging, ikan, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

 

  1. Istirahat dan Kelola Stres

Memiliki istirahat yang cukup dan mengelola stres dengan baik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko sariawan.

 

  1. Periksakan ke Dokter

Jika sariawan tidak kunjung sembuh dalam waktu dua minggu atau terjadi secara teratur, segera periksakan ke dokter atau ahli gigi untuk evaluasi lebih lanjut dan perawatan yang tepat.

 

Sariawan umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun, dengan langkah-langkah yang tepat, anda dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. Jika anda memiliki masalah yang berulang dengan sariawan, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk evaluasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *