News  

Resah ! Belasan Sapi Warga Nganjuk Mati dengan Penyebab Misterius

Warga Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, digegerkan oleh kematian mendadak belasan sapi milik mereka dengan penyebab yang masih misterius

Resah ! Belasan Sapi Warga Nganjuk Mati dengan Penyebab Misterius. Foto : tivi7news.com/Istimewa

NGANJUK, tivi7news.com – Warga Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, digegerkan oleh kematian mendadak belasan sapi milik mereka dengan penyebab yang masih misterius. Kejadian ini telah membuat kekhawatiran di kalangan warga karena belum ada kejelasan tentang apa yang menyebabkan kematian hewan ternak mereka.

 

Tidak hanya satu sapi, namun berbagai sapi milik warga di desa tersebut secara berturut-turut mati tanpa sebab yang jelas, menimbulkan keheranan dan kegelisahan di antara penduduk setempat.

 

Salah seorang warga, Surati, mengungkapkan bahwa pada pagi hari, kondisi sapi-sapinya masih terlihat sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Namun, saat ia memberi makan pada siang hari, tiba-tiba sapi tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dengan lidah menjulur.

 

Surati merasa bingung karena sapi miliknya sebelumnya dalam keadaan baik-baik saja pada pagi hari, namun kematiannya yang mendadak terjadi di siang hari. “Saya tidak bisa mengerti mengapa sapi tiba-tiba mati padahal pada pagi hari kondisinya baik-baik saja. Lidahnya menjulur saat ditemukan,” ujar Surati.

 

Ia menambahkan bahwa dalam rentang waktu satu bulan, sudah dua sapi miliknya yang mati dengan keadaan serupa.

 

Kepala Dusun Suru, Yulianto Wardoyo, mengonfirmasi bahwa banyak warga di dusun tersebut mengalami kematian sapi tanpa sebab yang jelas. Total ada 19 sapi milik warga dari tiga dusun yang mengalami kejadian serupa, yaitu dusun Suru, Watulanang, dan Puhtulis.

 

“Saat ini, ada 19 sapi yang dilaporkan mati dalam dua bulan terakhir. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelidiki kejadian ini,” ungkap Yulianto Wardoyo.

 

Warga berharap agar instansi terkait segera mengambil tindakan dan mencari tahu penyebab kematian sapi-sapi tersebut, sehingga sapi-sapi lainnya tidak mengalami nasib serupa yang membuat khawatir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *