Cabut Gigi Bagian Atas, Mitos atau Fakta Sebabkan Kebutaan?

Mungkin banyak yang pernah mendengar tentang rumor bahwa mencabut gigi bagian atas bisa berisiko merusak otak atau bahkan menyebabkan kebutaan

Cabut Gigi Bagian Atas, Mitos atau Fakta Sebabkan Kebutaan?.foto : tivi7news.com/ilustrasi

NGANJUK, tivi7news.com, – Mungkin banyak yang pernah mendengar tentang rumor bahwa mencabut gigi bagian atas bisa berisiko merusak otak atau bahkan menyebabkan kebutaan. Namun, menurut drg Alana Aluditasari, SpKGA, ini adalah mitos yang tidak benar. “Tidak ada hubungan antara mencabut gigi bagian atas dengan risiko kebutaan,” kata drg Alana.

“Dalam kenyataannya, risiko kebutaan tersebut hanyalah mitos belaka, tidak ada dasar ilmiah yang mendukungnya,” tambahnya. drg Alana menjelaskan bahwa meskipun saraf-saraf gigi terhubung dengan kepala, tetapi saluran saraf tersebut tidak hanya terbatas pada mata atau otak.

Ketika gigi bagian atas dicabut, saraf yang terhubung ke mata tidak akan terganggu secara langsung. “Meskipun gigi memiliki saraf, namun cabang sarafnya sangat banyak, sehingga tidak hanya terhubung dengan mata. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir tentang risiko kebutaan akibat mencabut gigi,” terangnya.

Sebaliknya, masalah pada gigi justru lebih mungkin menyebabkan masalah pada jantung. Hubungan antara jantung dan gigi, baik bagian atas maupun bawah, memiliki saluran langsung yang saling terhubung.

Ketika seseorang mengalami masalah pada gigi, seperti gigi berlubang yang tidak diobati, ada risiko besar terkena gagal jantung. “Gigi yang berlubang bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri ke dalam pembuluh darah, yang kemudian dapat mencapai jantung dan menyebabkan masalah serius,” jelas drg Alana.

Oleh karena itu, penting bagi pasien dengan masalah jantung untuk memeriksa kesehatan giginya. Sebelum menjalani operasi jantung, gigi harus dipastikan dalam keadaan baik dan bebas dari masalah seperti gigi berlubang.

“Karena tidak ada gunanya jika jantung telah dioperasi namun gigi yang berlubang menjadi sumber masalah baru yang dapat merusak kesehatan jantung kembali. Kesehatan gigi dan jantung memiliki hubungan yang sangat erat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *