Religi  

Doa untuk Bayi yang Baru Lahir dan Tata Caranya

Kelahiran seorang bayi merupakan momen yang sangat berharga dan membawa kebahagiaan bagi setiap keluarga

Doa untuk Bayi yang Baru Lahir dan Tata Caranya. Foto : tivi7news.com/ilustrasi

NGANJUK, tivi7news.com, – Kelahiran seorang bayi merupakan momen yang sangat berharga dan membawa kebahagiaan bagi setiap keluarga. Dalam berbagai tradisi dan agama, ada berbagai doa dan ritus khusus yang dilakukan untuk menyambut kedatangan anggota keluarga baru ini. Doa untuk bayi yang baru lahir tidak hanya sebagai bentuk ungkapan syukur atas kedatangan mereka, tetapi juga harapan agar bayi tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua serta berguna bagi masyarakat. Berikut ini adalah contoh doa untuk bayi yang baru lahir beserta tata caranya dalam tradisi Islam, yang bisa diadaptasi atau diambil inspirasinya sesuai dengan keyakinan masing-masing.

 

Doa untuk Bayi yang Baru Lahir

 

Dalam Islam, doa dan beberapa amalan dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk syukur dan perlindungan bagi bayi. Doa yang sering dibacakan adalah:

 

“Rabbi hab li minas salihin”

 

Yang berarti, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. As-Saffat: 100)

 

Doa ini dipanjatkan sebagai harapan agar anak yang lahir menjadi orang yang saleh dan berbakti kepada Allah SWT serta kedua orang tuanya.

 

Tata Cara Doa dan Amalan untuk Bayi Baru Lahir

 

  1. Adzan dan Iqamah di Telinga Bayi

– Setelah bayi lahir, adzan dibacakan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri. Hal ini bertujuan untuk yang pertama kali didengar oleh bayi adalah kalimat tauhid, mengingatkan kepada keesaan Allah.

 

  1. Tahnik

– Tahnik adalah proses mengoleskan sesuatu yang manis, seperti kurma yang telah dilunakkan, ke langit-langit mulut bayi. Nabi Muhammad SAW pernah melakukan tahnik kepada beberapa bayi yang baru lahir. Ini dilakukan dengan harapan bayi akan tumbuh dengan sifat yang manis dan baik.

 

  1. Potong Rambut pada Hari Ketujuh

– Pada hari ketujuh, disunahkan untuk memotong rambut bayi dan memberi nama yang baik. Berat rambut yang dipotong kemudian disedekahkan dengan emas atau perak kepada yang membutuhkan.

 

  1. Aqiqah

– Aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh dari kelahiran bayi sebagai bentuk syukur. Dianjurkan menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan, dan dagingnya dibagi-bagikan kepada keluarga, tetangga, dan yang membutuhkan.

 

Penutup

 

Mengucapkan doa dan melakukan serangkaian amalan untuk bayi yang baru lahir adalah ekspresi kasih sayang dan harapan orang tua serta keluarga terhadap sang bayi. Meskipun tata cara dan doa bisa berbeda-beda tergantung pada tradisi dan agama masing-masing, inti dari semua ini adalah keinginan untuk melihat bayi tersebut tumbuh menjadi individu yang sehat, bahagia, dan bermanfaat bagi banyak orang. Sebagai orang tua dan keluarga, mengiringi tumbuh kembang anak dengan doa dan dukungan adalah hal yang sangat berharga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *